Lubuklinggau — Upaya pengembangan literasi digital terus dilakukan oleh akademisi dalam mendukung kemajuan masyarakat di era teknologi. Salah satunya dilakukan oleh dosen Program Studi Pendidikan Sejarah, Agus Susilo, yang mengembangkan literasi digital melalui platform web Karica di Kampung Batu Urip, Kota Lubuklinggau.
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa, tokoh masyarakat, serta pemerintah setempat sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman serta pemanfaatan teknologi digital secara positif dan produktif.
Melalui web Karica, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya literasi digital, pemanfaatan media digital sebagai sarana informasi dan promosi budaya lokal, hingga penguatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Dalam keterangannya, Agus Susilo, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan teknologi digital secara bijak, kreatif, dan edukatif.
“Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memahami, memilah, dan memanfaatkan informasi digital secara tepat untuk mendukung pengembangan potensi daerah,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat. Para mahasiswa turut mendampingi masyarakat dalam penggunaan platform digital, pengelolaan informasi berbasis web, serta penyusunan konten edukatif yang berkaitan dengan sejarah dan budaya lokal Kampung Batu Urip.
Tokoh masyarakat dan pemerintah setempat menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas masyarakat di bidang digital. Selain menjadi sarana edukasi, web Karica juga diharapkan dapat menjadi media promosi potensi budaya dan sejarah lokal agar lebih dikenal luas oleh masyarakat.
Program pengembangan literasi digital ini merupakan hasil hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema hibah penelitian dan pengabdian masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong inovasi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Kampung Batu Urip semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital serta mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pengembangan pendidikan, budaya, dan potensi lokal daerah.