Lubuklinggau — Siswa-siswi MAN 1 Lubuklinggau melaksanakan kegiatan outing class ke Laboratorium Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Silampari pada Senin (11/5). Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai pembelajaran sejarah secara langsung melalui koleksi dan media edukasi yang tersedia di laboratorium sejarah.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi oleh guru MAN 1 Lubuklinggau, Feldi Guswandi. Kehadiran para siswa disambut langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Yeni Asmara, beserta civitas akademika Program Studi Pendidikan Sejarah.
Kaprodi Pendidikan Sejarah, Yeni Asmara, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi pendidikan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan minat belajar sejarah di kalangan generasi muda.
“Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai koleksi sejarah, media pembelajaran, dan sumber edukasi yang ada di laboratorium sejarah,” ujarnya.
Sementara itu, Feldi Guswandi, S.Pd., mengungkapkan apresiasinya atas sambutan dan pengalaman belajar yang diberikan kepada siswa MAN 1 Lubuklinggau. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap sejarah dan budaya lokal.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai koleksi sejarah, dokumentasi perjuangan, serta berbagai peninggalan budaya yang dipamerkan di laboratorium sejarah UNPARI. Selain itu, siswa juga diberi kesempatan berdiskusi dan melakukan observasi langsung terkait materi sejarah yang dipelajari di sekolah.
Kegiatan outing class ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara MAN 1 Lubuklinggau dengan Program Studi Pendidikan Sejarah UNPARI serta menjadi pengalaman edukatif yang bermanfaat bagi para siswa.